Selasa, 31 Maret 2020

Perencanaan Pembangunan

Menurut jurnal yang saya baca Perencanaan pembangunan, di suatu negara, tepatnya di daerah-daerah tertinggal seperti daerah perbatasan bisa di anggap sebagai perencanaan untuk memperbaiki penggunaan sumberdaya-sumberdaya publik yang tersedia di daerah tersebut. Secara obyektif tour belitung wilayah perbatasan memang merupakan wilayah yang sangat tertinggal bila dibandingkan dengan wilayah non perbatasan, apalagi dibandingkan dengan wilayah negara tetangga. Disamping itu, kondisi ketertinggalan wilayah perbatasan juga berdampak pada munculnya berbagai belitung tour permasalahan akut, baik pada dimensi lokal/domestik, nasional, maupun regional antar bangsa.Begitu banyak permasalahan yang muncul di wilayah perbatasan, permasalahannya pun dapat dikatakan cukup pelik karena belum dapat terselesaikan dengan baik oleh pemerintah daerah maupun pemerintah pusat hingga sekarang, banyak faktor yang melatar belakangi permasalahan di wilayah perbatasan ini, permasalahan diwilayah perbatasan antar negara sendiri kemudian di bagi kedalam 3 masalah utama sebagai isu strategis yaitu keterbatasan infrastruktur wilayah, tingkat kesejahtraan paket tour belitung yang relatif  masih rendah serta keamanan wilayah perbatasan. Dua permasalahan utama dari tiga permasalahan yang ada muncul akibat dari gejala-gejala sosial-ekonomi yang tidak tertata dengan baik sebelumnya, seperti kondisi di wilayah perbatasan Indonesia tepatnya di wilayah perbatasan Kalimantan Timur, mayoritas penduduknya yang masih berprofesi sebagai petani serta pedagang, keadaan jalan antar daerah yang buruk, serta keterbatasan pelayanan publik seperti sekolah dan rumah sakit. 

Rabu, 25 Maret 2020

Bogor


Ada 2 jenis metode yang digunakan para peternak ikan yaitu dengan menggunakan metode kolam terpal seperti gambar 1 dan kolam tanah seperti gambar 2. Perbedaan tour belitung pada kedua metode ini ialah dari panen yang telah di hasilkan, kolam tanah memberikan hasil panen yang memuaskan bagi si pembudidaya karena jenis makanan yang mudah didapat belum lagi makanan yang dihasilkan dari tanah juga dapat di makan oleh si ikan sedangkan kolam terpal belitung tour untuk jangka waktu panennya lebih lama, kolam tanah dalam jangka waktu tak kurun dari 2 bulan sudah dapat dipanen, sedangkan kolam terpal dapat dipanen sekitar 3 bulan termulai dari penyebaran benih ikan, namun jenis kolam terpal digemari oleh para pemula karena tidak perlu paket tour belitung menggunakan lahan yang cukup luas dan jenis tanah yang cocok untuk membuat kolam khususnya dalam membudidaya ikan konsumsi. Untuk produksi benih ikan dan ikan motode yang digunakan ialah menggunakan kolam terpal karena lebih efesien dalam suatu pembenihan ikan dan produksi ikan Hias.
           
            5.2.3.4.4 Aspek Kelembagaan  dan Pembiayaan  
Dalam halnya membangun masyrakatnya yang mandiri pemerintah Kabupaten Bogor memiliki Program yang meningkatkan mutu masyarakatnya dengan program pemberdayaan rumah tangga sangat miskin dengan berbagai bantuan, seperti yang tertera pada tabel 5.22

Tabel 5.22  Kegiatan Pemberdayaan Rumah Tangga Sangat Miskin Dilokasi Program Keluarga Harapan Tahun 2015
No
Jumlah Penerima Bantuan
Alamat
Jenis bantuan
Desa
Kecamatan
Bambu
Kolam terpal
Seser
Benih
Pakan
1
10 KK
Teluk Pinang
Ciawi
100
20
20
             20.000
900
2
10 KK
Cipayung
Megamendung
100
20
20
             20.000
900
3
20 KK
Sukamakmur
Sukamakmur
200
40
40
             40.000
1800
4
10 KK
Kalisuren
Tajurhalang
100
20
20
             20.000
900
5
10 KK
Nanggerang
Tajurhalang
100
20
20
             20.000
900
6
10 KK
Sasakpanjang
Tajurhalang
100
20
20
             20.000
900
7
20 KK
Candali
Rancabungur
200
40
40
             40.000
1800
8
10 KK
Gadog sisi
Tamansari
100
20
20
             20.000
900
9
10 KK
Sukajadi
Tamansari
100
20
20
             20.000
900
10
10 KK
Bojongkoneng
Babakan Madang
100
20
20
             20.000
900
Sumber : buku data perikanan Kabupaten Bogor tahun 2015

Dalam rangka peningkatan produksi perikanan air tawar, penyediaan benih ikan yang cukup merupakan salah satu faktor yang menetukan bagi keberhasilan bidang perikanan budidaya. Balai benih ikan (BBI) adalah sarana pemerintah untuk menghasilkan benih ikan dan untuk membina usaha pembenihan ikan untuk masyrakat.

SKL BOGOR


7 Analisis Satuan Kemampuan Lahan (SKL) Terhadap Erosi
SKL Terhadap erosi berfungsi untuk mengetahui daerah- daerah yang mengalami keterkikisan paket tour belitung tanah, sehingga dapat diketahui tingkat ketahanan lahan terhadap erosi serta antisipasi terhadap dampak dari erosi pada daerah yang lebih rendah. Data- data belitung tour yang dibutuhkan yaitu peta Morfologi, peta Kelerengan, peta Curah Hujan, peta Sumber Daya Air, peta Jenis Tanah dan Peta Penggunaan Lahan Saat Ini. Seluruh Peta di Overlay hingga output tersebut dilakukan scoring terhadap setiap elemen yang dihasilkan. Tour Belitung
Tabel 4.25 Parameter Satuan Kemampuan Lahan Terhadap Erosi
Indikator
Tinggi
Cukup
Sedang
Rendah
Tidak Ada
Nilai
1
2
3
4
5
Guna Lahan
Permukiman
Semak Belukar
Pertanian, Perkebunan dan Bogoran
Hutan
Rawa
Jenis Tanah
Ultisols
Alfisols
Vertisols
Bebatuan
Inceptisol
Sumber Daya Air
Payau
Langka
Langka/Terbatas Setempat
Terbatas Setempat
Baik
Curah Hujan
>4000
3500-4000
3000-3500
2500-3000
<2500
Kelerengan
>40%
25-40%
15-25%
8-15%
0-8%
Morfologi
Pegunungan Tinggi & Pegunungan
Pegunungan & Perbukitan
Perbukitan
Datar
Datar
Sumber: Hasil Analisis,  2018
Dari hasil analisis diketahui bahwa satuan kemampuan lahan terhadap erosi di kabupaten Bogor sebagian besar merupakan kemampuan lahan terhadap erosi sebesar 55% dan proporsi paling sedikit adalah lahan dengan kemampuan terhadap erosi cukup sebesar 12%, dikarenakan kawasan tersebut merupakan pegunungan dan perbukitan dimana jenis tanah yang berada di kawasan tersebut tergolong mudah erosi. Berikut tabel dan peta satuan kemampuan lahan terhadap erosi kabupaten Bogor.

Senin, 23 Maret 2020

Air Bersih


Air merupakan kebuutuhan pokok utama masyarakat pada umumnya. Di kabupaten bogor sumber Tour Belitung air utama berasal dari sungai. Pelayanan air bersih Kabupaten bogor secara umum dapat dibedakan menjadi dua, yaitu pelayanan air bersih yang berasal dari Swasta/BUMN, Dinas PU dan pemanfaatan sumber daya air oleh masyarakat disana. Untuk pelayanan air bersih yang berasal dari Swasta/BUMN adalah pelayanan air bersih dari PDAM. Disamping itu tidak sedikit pula masyarakat yang masih memanfaatkan air sungai, embung ,air tanah sebagai sumber air bersih. Pendistribusian air bersih dilakukan melalui perpipaan dan non perpipaan. Dalam pelayanannya, PDAM kabupaten Bogor menggunakan 13 pengelolahan lengkap( IPA ) 9 sumber mata air dan 7 sumur Bor.

Dengan kapasitas produksi tersebut, Belitung Tour PDAM baru mampu melayani 25 kecamatan dari 40 kecamatan di kabupaten Bogor atau baru bisa melayani penduduk di wilayah administratif sebesar 19,68% dengan jumlah pelanggan mencapai 138.437 dan didominasi oleh pelanggan kategori rumah tangga. Adapun masyarakat yang belum terlayani, merupakan masyarakat di daerah-daerah yang sulit dijangkau, sehingga masih ada banyak warga yang memanfaatkan air sungai, embung, dan air tanah untuk kebutuhan hidup sehari-hari.
Dalam hal kualitas air Paket Tour Belitung bersih, baik yang dihasilkan PDAM maupun dari sungai, embung, dan air tanah yang ambil masyarakat, berrdasarkan penilaian tingkat kesehatan menurut BPPSPAM secara umum dalam kualitas yang baik. Kualitas air bersih yang rendah hanya terdapat pada beberapa daerah yang tercemar limbah pabrik. Berdasarkan hasil pemantauan kualitas air sungai tahun 2007 diketahui bahwa :
·         Sungai Ciliwung, kadar rata-rata parameter BOD melampaui kelas mutu I dan II tetapimemenuhi untuk kelas mutu III dan IV;
·          Sungai Cileungsi, kadar rata-rata dari parameter BOD melampaui kelas mutu I - IV;
·         Sungai Cisadane, kadar rata-rata dari parameter BOD melampaui kelas mutu I dan II tetapi   memenuhi kelas mutu II dan IV;
·         Sungai Kalibaru, kadar rata-rata parameter BOD melampaui kelas mutu I, II dan III tetapi memenuhi untuk kelas mutu IV;
·         Sungai Cikeas, kadar rata-rata parameter BOD melampaui kelas mutu I, II dan III tetapi memenuhi untuk kelas mutu IV;
·         Sungai Cikaniki, kadar rata-rata parameter BOD melampaui kelas mutu I dan II tetapi memenuhi untuk kelas mutu III;
·         Sungai Cibeet, kadar rata-rata parameter BOD melampaui kelas mutu I, II dan III tetapi memenuhi untuk kelas mutu IV;
·         Sungai Cipamingkis, kadar rata-rata parameter BOD memenuhi untuk kelas mutu IV.
Berdasarkan data dari Dinas Bina Marga dan Pengairan tahun 2006 di  Kabupaten Bogor terdapat sejumlah mata air terdapat danau atau situ sebanyak 95 buah dengan luas 496,28 Ha, Situ-situ dimaksud berfungsi sebagai reservoar atau tempat peresapan air dan beberapa diantaranya dimanfaatkan sebagai obyek wisata atau tempat rekreasi dan budidaya perikanan.
 Berdasarkan topografi wilayah masih ada beberapa lokasi yang memungkinkan untuk dikembangkan situ-situ buatan yang dapat dimanfaatkan sebagai tampungan air baku, resapan air, maupun pengendali banjir (Retarding Basin). Air tanah merupakan sumber alam yang potensinya (kuantitas dan kualitasnya) tergantung pada kondisi lingkungan tempat proses pengimbuhan (groundwater recharge), pengaliran (groundwater flow) dan pelepasan air bawah tanah (groundwater discharge) yang berlangsung pada suatu wadah yang disebut cekungan air bawah tanah, terdiri dari air tanah dangkal dan air tanah dalam.
Volume air tanah yang digunakan untuk berbagai kegiatan usaha di Kabupaten Bogor sebanyak 338.727,2 m3/hari (data SoER Kabupaten Bogor, 2007). Secara umum kualitas air permukaan di Kabupaten Bogor masih cukup baik, artinya belum ada pencemaran oleh industri yang mengkhawatirkan.

Bogor Kecamatan


Tabel 7.18 Daerah Irigasi kewenangan pemerintah kabupaten
No
Nama Daerah Irigasi
Lintas utuh satu kab/kota
Total areal di kabupaten bogor (Ha)
1
Cidurian Sodong
Lintas utuh satu kabupaten
771 Ha
2
Cidurian Sendung
Lintas utuh satu kabupaten
610 Ha
3
Cibarengkok
Lintas utuh satu kabupaten
398 Ha
4
Cibeuteung 1
Lintas utuh satu kabupaten
228 Ha
5
Cibeuteung 2
Lintas utuh satu kabupaten
294 Ha
6
Cibarengkok Cilalay
Lintas utuh satu kabupaten
954 Ha
7
Cisodong Citeumpeun
Lintas utuh satu kabupaten
518 Ha
8
Situ Rawa Jejed
Lintas utuh satu kabupaten
42 Ha
9
Situ Gunung Putri
Lintas utuh satu kabupaten
28 Ha
10
Situ Babakan
Lintas utuh satu kabupaten
100 Ha
11
Cipamingkis Leungsir
Lintas utuh satu kabupaten
703 Ha
12
Cibeet Cikumpeuni
Lintas utuh satu kabupaten
790 Ha
13
Ciomas Tonjong
Lintas utuh satu kabupaten
410 Ha
14
Leuwibolang
Lintas utuh satu kabupaten
54 Ha
15
Cibongas
Lintas utuh satu kabupaten
27 Ha
16
Cibeber
Lintas utuh satu kabupaten
35 Ha
17
Situ Bala
Lintas utuh satu kabupaten
484 Ha
18
Cisaah Kiri
Lintas utuh satu kabupaten
55 Ha
19
Cisaah Kanan
Lintas utuh satu kabupaten
167 Ha
20
Cikahuripan
Lintas utuh satu kabupaten
501 Ha
Sumber: kabupaten  Bogor dalam angka 2017
Kualitas Tour Belitung jaringan irigasi ditentukan melalui jenis pengairanyang mangaliri area persawahannya. Jenis persawahan di kabupaten Bogor di bagi menjadi dua yakni jenis sawah dengan paket tour belitung pengairan irigasi dan non irigasi. Berikut merupakan jenis sawah menurut kecamatan dan jenis pengairan di kabupaten Bogor (hektar). Belitung Tour
Tabel 7.19 luas pengairan perkecamatan Kabupaten Bogor
No
Kecamatan
Irigasi (Ha)
1
      Nanggung
1.614
2
    Leuwiliang
1.72
3
   Leuwisadeng
1.007
4
   Pamijahan
3.234
5
  Cibungbulang
1.47
6
Ciampea
1.47
7
   Tenjolaya
1.336
8
   Dramaga
589
9
  Ciomas
348
10
 Tamansari
597
11
 Cijeruk
587
12
 Cigombong
544
13
  Caringin
955
14
  Ciawi
685
15
 Cisarua
233
16
  Megamendung
509
17
 Sukaraja
22
18
  Babakan Madang
175
19
 Sukamakmur
2.283
20
 Cariu
2.435
21
Tanjung Sari
2.351
22
Jonggol
3.204
23
 Cileungsi
335
24
 Klapanunggal
510
25
  Gunungputri
15
26
  Citeurep
123
27
Cibinong
64
28
 Bojonggede
27
29
 Tajurhalang
96
30
 Kemang
404
31
  Rancabungur
840
32
  Parung
50
33
  Ciseeng
339
34
  Gunungsindur
126
35
 Rumpin
803
36
  Cigudeg
1.96
37
Sukajaya
1.418
38
 Jasinga
1.638
39
 Tenjo
230
40
Parungpanjang 
424
Jumlah
36.77
Sumber; Kabupaten Bogor dalam Angka, 2017